Assalamualaikum wr.wb

Semoga bermanfaat.....^-^

daun jambu biji (Psidii Guajava Folii Spissum)


Daun jambu biji adalah daun Psidium guajava L., suku Myrtaceae, mengandung flavonoid total tidak kurang dari 0,20% dihitung sebagai kuersetin.

Identitas Simplisia
Pemerian Bentuk berupa lembaran daun, warna hijau; bau khas aromatik; rasa kelat. Daun tunggal, bertangkai pendek, panjang tangkai daun 0,5-1 cm; helai daun berbentuk bundar menjorong, panjang 5-13 cm, lebar 3-6 cm; pinggir daun rata agak menggulung ke atas; permukaan atas agak licin, warna hijau kecoklatan; ibu tulang daun dan tulang cabang menonjol pada permukaan bawah, bertulang menyirip.

Mikroskopik
Fragmen pengenal banyak terdapat rambut penutup yang terlepas; epidermis bawah dengan kristal kalsium oksalat; stomata tipe anomositis; mesofil dengan kelenjar minyak; berkas pengangkut.

Senyawa identitas Kuersetin

Pola kromatografi
Lakukan kromatografi lapis tipis sesuai yang tertera pada Kromatografi <61> dengan parameter sebagai berikut :           
Fase gerak                          : Kloroform P-aseton P-asam formiat P (10:2:1)  
Fase diam                            : Silika gel 60 F254
Larutan uji                          : 1% dalam etanol P, gunakan Larutan uji KLT seperti tertera pada Kromatografi <61>
Larutan pembanding     : Kuersetin 0,1% dalam etanol P
Volume penotolan          :   Totolkan 20 mL Larutan uji dan 2 mL Larutan pembanding
Deteksi                                 : Aluminium klorida LP dan Sinar tampak

furosemid


Furosemide adalah obat yang digunakan untuk mengurangi bengkak/edema dan penyimpanan cairan yang disebabkan oleh berbagai macam masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung atau hati. Furosemide juga digunakan untuk pengobatan tekanan darah tinggi / hipertensi. Furosemide bekerja dengan membloking absorpsi garam dan cairan dalam tubulus ginjal, sehingga menyebabkan peningkatan jumlah urin yang diekskresikan. Efek diuretik furosemide dapat menyebabkan deplesi cairan tubuh dan elektrolit dalam tubuh, dieresis dalam 10-20 menit, efek maksimal 1,5jam, dan lama kerja dalam tubuh adalah 4-5jam.Furosemid lebih sering digunakan daripada asam etakrinat, karena efek gangguan saluran cerna yang lebih ringan dan kurva dosisnya yang kurang curam.
·         Indikasi
Furosemide tablet diindikasikan pada pasien dewasa dan anak-anak untuk pengobatan edema yang dihubungkan dengan gagal jantung kongestif, sirosis hati, dan penyakit ginjal, termasuk syndrome nephritic. Furosemide tablet juga digunakan pada dewasa untuk pengobatan hipertensi.
·         Efek Samping
Setiap obat mempunyai efek samping, tetapi beberapa orang ada yang tidak menunjukkan efek samping, ada yang sedikit yang menunjukkan efek samping, dan ada yang menunjukkan efek samping. Furosemide menimbulkan efek samping sebagai berikut :anemia, sensasi abnormalitas kulit, kejang kandung kemih, penglihatan kabur, konstipasi/sembelit, kram, pusing, demam, iritasi mulut dan lambung, kemerahan, sedikit ikterik, kejang otot, telinga berdengung, fotosensitivitas, inflamasi vena, mual, jaundice. Biasanya frekuensi urin maksimal sampai enam jam setelah dosis pertama, dan akan menurun setelah mengkonsumsi furosemide dalam waktu beberapa minggu
·         Cara penggunaan
Furosemide ada yang dalam bentuk oral (tablet) dan injeksi (IV / IM). Untuk yang penggunaan oral mungkin pasien sudah familiar , tetapi untuk yang injeksi biasanya pasien diberikan injeksi oleh dokter. Untuk penggunaan injeksi dirumah, maka pasien akan diberikan latihan tentang cara penggunaan injeksi oleh petugas kesehatan. Dalam hal ini pasien harus benar-benar mengerti apa yang telah diajarkan baik tentang pengaturan dosis sampai teknik aseptic sebelum melalukan injeksi. Pasien tidak diijinkan untuk meningkatkan dosis sendiri lebih dari yang telah diresepkan atau berhenti menggunakan obat tanpa konsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Dosis yang diberikan tergantung pada keadaan klinis pasien dan respon terhadap terapi. Pada anak-anak penggunaan dosis lebih dari 6 mg/kg BB tidak dianjurkan. Pemakaian dosis pertama mungkin akan meningkatkan jumlah urin atau pasien akan sering BAK, oleh karena itu supaya tidak mengganggu kenyamanan tidur pasien, maka dianjurkan untuk mengkonsumsi obat sebelum jam 6 sore.
·         Dosis
Untuk pemberian injeksi dosis Minimal/Maximal untuk dewasa adalah 10 mg/600mg. untuk anak-anak dosis Minimal/Maximal adalah 0.5mg/kg / 6 mg/kg. Sedangkan untuk pemberian secara oral untuk dewasa dosis Minimal/Maximal adalah 20 mg / 600 mg, dan untuk anak-anak dosis Minimal/ Maximal adalah 0.5 mg/kg / 6 mg/kg.
Untuk pengobatan edema, pada dewasa bisa digunakan Furosemide tablet 20-80 mg single dose. Jika dibutuhkan, pada dosis yang sama dapat diberikan 6-8 jam berikutnya atau dosis bisa ditingkatkan. Dosis bisa ditingkatkan 20 atau 40 mg dan tidak diberikan kurang dari 6-8 jam berikutnya. Pasien dengan sigle dose harus diberikan satu atau dua kali sehari (misal : pada jam 8 pagi dan 2 siang). Untuk anak-anak dapat juga diberikan per oral tablet dengan dosis 2 mg/kg BB diberikan single dose. Jika respon diuretik tidak juga hilang maka dosis dinaikkan 1-2 mg/kg BB diberikan 6-8 jam setelah pemberian sebelumnya, asalkan pemberian dosis tidak mencapai kadar minimal yaitu lebih dari 6 mg/kg BB.
Pada pengobatan hipertensi dapat juga diberikan furosemide tablet 80 mg, biasanya dibagi menjadi 40 mg dan diberikan dua kali sehari. Jika respon tidak begitu memuaskan, dapat ditambahkan agen antihipertensi yang lain. Tetapi perubahan tekanan darah harus selalu dimonitor ketika furosemide diberikan dengan agen antihipertensi yang lain. Untuk mencegah tekanan darah yang turun secara mendadak, dosis agen-agen yang lain harus dikurangi minimal 50% ketika furosemide tablet ditambahkan ke dalam regimen.

krim anti aging


Krim anti aging adalah produk yang membantu proses peremajaan kulit tanpa menimbukan kerugian tambahan. Banyak studi penelitian telah menemukan bahwa bahan utama untuk setiap anti penuaan krim adalah vitamin. Ini cukup logis karena dari beberapa dekade yang lalu penelitian telah menemukan kekuatan vitamin ini untuk membuat pengguna merasa sehat, baik dan memiliki usia yang terlihat lebih muda.

Tanda-tanda dari proses penuaan adalah :
  • Kulit kekeringan
  • Keriput dan garis-garis halus
  • Kulit tidak merata nada
  • Terlihat pori-pori
  • Kasar tekstur kulit
  • Kulit kusam
  • Bercak dan noda-noda penuaan

Anti aging telah dikenal sejak lama, namun orientasinya masih berfokus pada kondisi tubuh. Pada 1970, American Association Aging dibentuk berdasarkan dorongan dari Denham Harman , pencetus dari teori radikal bebas dari penuaan. Harman menginginkan organisasi biogerontologists yang dikhususkan untuk penelitian dan untuk berbagi informasi antara para ilmuwan yang tertarik untuk memperpanjang jangka hidup manusia. Pada tahun 1976, futuris Joel Kurtzman dan Philip Gordon menulis No Dying More. The Conquest Of Aging And The Extension Of Human Life merupakan buku populer pertama pada penelitian untuk memperpanjang umur manusia. Selanjutnya, Kurtzman diundang untuk memberikan kesaksian di depan House Select Committee on Aging, yang diketuai oleh Claude Pepper of Florida, untuk membahas dampak perpanjangan kehidupan di sistem Jaminan Sosial. Saul Kent menerbitkan The Life Extension Revolution pada tahun 1980 dan menciptakan sebuah perusahaan nutraceutical yang diberi nama Life Extension Foundation , sebuah organisasi non-profit yang mempromosikan suplemen makanan. The Life Extension Foundation menerbitkan yang disebut Life Extension Magazien yang diterbitkan pada periode-periode tertentu. Tahun 1982 best seller Life Extension: A Practical Scientific Approach dengan Durk Pearson dan Sandy Shaw lebih lanjut mempopulerkan frase "ekstensi kehidupan".
Namun pada beberapa dekade terakhir, dikenal krim anti aging. Krim anti aging yang sebagian besar berisi pelembab, berdasarkan produk kosmetik perawatan kulit, krim ini dipasarkan untuk membuat konsumen terlihat lebih muda dengan mengurangi keriput yang terlihat , garis-garis ekspresi, perubahan pigmentasi, kelainan warna kulit dan lingkungan (terutama dari matahari) kondisi terkait kulit . Skala penilaian yang komprehensif untuk anti-penuaan pada kulit telah disahkan dan dikategorikan sebagai: kelemahan (melorot), rhytids (keriput), dan berbagai kategori photoaging, termasuk eritema (kemerahan), dyspigmentation (perubahan warna coklat), surya elastosis (kuning), keratosis (pertumbuhan normal), dan tekstur kasar.
Komponen sediaan cream anti aging:
·         Fase minyak :hidrokarbon,lilin,asam lemak
·         Fase air :humektan,alcohol,pengental, air )
·         Surfaktan /amulgator
*      nonionic : gliserin.PEG,sorbitan sabun,asam lemak
*      Anionic : sabun asam lemak,sodium alkil sulfat
·      Tambahan
*      Antioksidan :BHT,BHA ,vitamin c. vitamin A,hormone pertumbuhan
*      Pengawet :asam sorbet,golongan paraben)
*      Antikelat :EDTA
*      Antimikroba
*      Parfum
*      Pewarna

Krim
anti aging biasanya mengandung bahan anti aging seperti:  
  • Retinol (misalnya, dalam bentuk palmitat retinil ). Dalam berbagai formulasi telah ditunjukkan untuk mengurangi garis-garis halus dan pori-pori.
  • Faktor Pertumbuhan epidermis , terbuat dari 53 asam amino untuk merangsang pembaharuan sel dan kolagen produksi di kulit dan memperkuat elastisitas dan struktur kulit. Dalam berbagai penelitian Epidermal Growth Factor telah terbukti mengurangi garis-garis halus, keriput dan kulit kendur. Selain itu juga dapat menyembuhan (luka dan luka bakar) dan anti-inflamasi bila diterapkan ke kulit.
  • Alpha hydroxy acids (AHAs) and beta hydroxy acids or other chemical peels . Asam hidroksi alpha dan asam hidroksi beta atau kulit kimia lainnya. Ini membantu untuk memecah "lem" intraseluler yang menyimpan sel-sel mati pada kulit. Penggunaan jenis produk ini setiap hari secara bertahap akan meningkatkan Pengelupasan lapisan epidermis . Asam hidroksi alpha bisa membuat iritasi beberapa jenis kulit, dan menyebabkan kemerahan dan mengelupas.
  • Peptida , seperti Argireline ( asetil hexapeptide-3 ), Matryxil, dan peptida tembaga .
  • Koenzim Q10
  • Anti-oksidan adalah zat yang dapat melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh molekul tidak stabil yang dikenal sebagai radikal bebas.
  • Tabir surya. Pelindung UVA tingkat tinggi direkomendasikan sebagai radiasi UVA yang dikaitkan dengan efek penuaan seperti keriput.

Home